Cut Nyak Dhien: Perjuangan Gerilya & Keberanian Srikandi Aceh
Kisah keteguhan hati pahlawan wanita dari Tanah Serambi Mekkah yang terus memimpin perang gerilya di belantara Aceh meski kondisi fisik uzur dan matanya rabun.
Irwan Suryanegara
Perang Aceh (1873-1904) mencatatkan sejarah perang paling menguras energi dan kas keuangan kerajaan Belanda. Di antara para panglima perang yang gigih, nama Cut Nyak Dhien berdiri paling depan dalam mempertahankan kedaulatan Kesultanan Aceh Darussalam.
Tentang Penulis
Irwan Suryanegara
Peneliti dan kontributor riset literasi sejarah Nusantara di SekelumitSejarah.com. Berfokus pada kajian naskah kuno, diplomasi maritim, dan strategi kemerdekaan.
Catatan Sejarah Terkait
Jejak Peradaban Majapahit & Strategi Sumpah Palapa Gajah Mada
Bagaimana sebuah ikrar politik di balairung kerajaan Trowulan berhasil menyatukan jalinan niaga dan pertahanan di kepulauan Nusantara abad ke-14?
Kemerdekaan & RevolusiBung Tomo & Pekikan Radio Pemberontakan dalam Pertempuran Surabaya 1945
Dibalik pertempuran sengit di jalanan Surabaya, pemancar radio rakitan di Jalan Mawar menjadi senjata psikologis paling dahsyat dalam memompa semangat para pemuda.
Kebudayaan & RempahJalur Rempah Kepulauan Banda: Ketika Pohon Pala Mengubah Peta Geopolitik Dunia
Kisah segenggam buah pala dan bunga pala (mace) dari pulau kecil di Maluku yang pernah ditukar dengan Pulau Manhattan di Amerika Utara.
Ruang Diskusi & Tanggapan
Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah pembaca pertama yang memberi ulasan.